Category: Studium Generale

Building Startup and Learning Digital Bussiness Management

Dalam era digital saat ini, banyak data yang bertebaran di luar sana yang di hasilkan dari berbagai aktivitas manusia setiap saat, dimana seperti yang kita ketahui saat ini data  adalah New Oil bagi mereka yang dapat mengolahnya dengan baik. Oleh sebab itu Data  Science sangat dibutuhkan dalam era saat ini dan kedepannya. Data Science merupakan  ilmu displin yang mempelajari data sehingga memberikan impact yang sangat berharga.

Guna meningkatkan pemahaman para mahasiswa terkait hal itu, Program Studi Sains  Data Institut Teknologi Sumatera (ITERA) bersama Himpunan Mahasiswa Sains Data  (HMSD) mengadakan webinar seputar “Building Startup and Learning Digital Bussiness  Management”, Sabtu, 12 November 2022. Kegiatan tersebut menghadirkan dua 

narasumber yaitu; Ardya Dipta Nandaviri, Data Scientist at Gojek dan Tantut Wahyu  Setyoko, Data and Machine Learning Enthusiast at PT MNC 

Koordinator Program Studi Sains Data ITERA, Tirta Setiawan, M.Si dalam  pembukaannya menyampaikan rasa terima kasih kepada narasumber yang telah  membagikan ilmu kepada mahasiswa dan dosen Program Studi Sains Data. Pada  kesempatan ini juga, disampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting karena mengadung  ilmu data yang langsung berasal dari praktisi data yang telah bekerja dalam dunia industri  data, sehingga harapannya mahasiswa dapat berperan aktif dan kedepannya prodi Sains  Data Institut Teknologi Sains Data dapat Studi banding dan kerja sama dengan pihak  Gojek. 

Ardy Dipta Nandaviri menyampaikan bahwa Artificial Inteligence merupakan ilmu yang  sangat populer saat ini, akan tetapi beliau menekankan bahwa bagaimana kita mampu  menyelesaikan permasalahan yang ada dan memberikan impact kepada company/orang  banyak, bukan melainkan hanya mengikuti tren saja. Sebagai calon Data Science, bukan  hanya pengetahuan mengenai praktikal saja yang dibutuhkan, namun tidak kalah penting  juga pemahaman fundamental, konseptual, serta bagaimana kita mampu  mengkomunikasikan hasil yang telah kita olah sehingga pihak bisnis paham insight apa  yang telah kita dapat dan nanti dapat di implementasikan dalam bisnis kita. 

Pada pembicara dua Tantut Wahyu Setyoko, Data and Machine Learning Enthusiast at  PT MNC menyatakan bahwa Data yang telah kita olah harus mampu kita  ceritakan/visualisasikan sehingga algoritma yang sulit dipahami oleh orang awan dapat  dimengerti dengan mudah. dimana pada data yang kita punya harus mampu membuat  bisnis dapat berkembang dan menyelesaikan masalah yang mucul, salah satu contohnya  fitur yang cukup populer dalam bisnis digital sekarang adalah dengan menerapkan sistem  rekomendasi pada bisnis e-commerce. dalam dunia bisnis tim data juga harus mampu  saling berkolaborasi dengan tim lain seperti tim bisnis demi mendapatkan hasil yang  maksimal dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. 

Dalam webinar yang di moderatori oleh Asisten Akademik Sains Data ITERA, Ira Sapitri  M.Si. turut membahas mengenai penerapan Data Science dalam bisnis, hal ini terlihat  dengan dari beberapa kali Ibu Ira Sapitri melontar beberapa pertanyaan kepada si  pemateri baik pemateri satu maupun yang kedua. Pada era digitalisasi saat ini, banyak  sekali peluang yang bisa dimanfaatkan untuk belajar Data Science, baik dari bootcamp,  kampus, youtube dan berbagai situs yang bertebaran di internet, ucap pembicara kedua  Tantut Wahyu Setyoko.

Pada kegiatan SG ke-5 Sains Data ini diikuti lebih dari 200 peserta, dimana selain dari  program studi sains data Institut Teknologi Sumatera, acara ini juga di ikuti oleh peserta  yang berasal dari Universitas Lampung dan Universitas Tadulako.

Introduction to Machine Learning for Business Purpose in The Future

Program Studi Sains Data, Jurusan Sains (JS), Institut Teknologi Sumatera (ITERA) sukses menggelar kegiatan rutin Studium General Keempat di Semester Genap Tahun Akademik 2021/2022, dengan mengusung tema “Introduction to Machine Learning for Business Purpose in The Future”

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Minggu, 24 April 2022 tersebut dihadiri 189 peserta dari lintas instansi dan mahasiswa serta menghadirkan narasumber/pembicara Risman Adnan, Ph.D yang merupakan Direktur di Samsung R&D Institute Indonesia (SRIN). Beliau mempunyai pengalaman dalam pengembangan software, penelitian, marketing dan sales. Beliau juga memiliki pengalaman lebih dari 21 tahun di perusahaan teknologi global serta startup. Selain itu, Beliau juga aktif mengajar Machine Learning dan AI di Universitas Indonesia, Universitas Telkom dan Universitas Hasanudin. 

Kepala Pusat Riset dan Innovasi Bigdata, Acep Purqon, P.hD., dalam pembukaannya menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bertujuan untuk menggali dan menambah wawasan mengenai Machine Learning. Beliau juga menyampaikan jika mahasiswa ITERA harus mampu bersaing dalam dunia industri. Acep, Menyampaikan jika kedepannya kegiatan ini akan berlanjut ke Kerjasama antara Institut Widya dan prodi sains data, karena hal ini sangat mendukung kurikulum MBKM. Kegiatan secara simbolis dibuka oleh beliau dan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi yang dimoderatori oleh Christyan Tamaro Nadeak, M.Si yang juga merupakan Dosen Sains Data.

Bapak Risman Adnan, menyampaikan bahwa data dapat didapatkan darimana saja yang berupa, text, gambar, video, dll. Machine Learning sendiri ada dikarenakan ada suatu pola dari data, tidak punya solusi analitiknya dan punya data yang cukup. Dimana dari ketiga hal tersebut, tidak bisa dilakukan oleh manusia sehingga membutuhkan bantuan komputasi. Beliau juga menyampaikan bahwa untuk dapat mengerti mengenai bagaimana bisa mengatahui tentang Machine Learning harus memahami terlebih dahulu tentang pemodelan matematika.

Saat ini untuk lulusan Sains Data, background mahasiswa harus kuat dalam matematika, probability, dan statistik. Beliau juga menambahkan bahwa beberapa engineering, melihat bahwa Machine Learning dan AI merupakan programming padahal ini bukan programming melainkan pemodalan matematika. Dimana ilmu ini merupakan ilmu yang akan terus berkembang. Beliau menyampaikan saat ini untuk data engineering sangat dibutuhkan, dimana data engineering harus mengetahui tentang algoritma yang akan selalu berurusan dengan software. 

Para peserta yang mayoritas adalah mahasiswa turut aktif mengikuti acara ini dengan menyampaikan berbagai pertanyaan pada sesi tanya jawab. Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat memahami kajian data sains dan perananya dalam dunia bisnis.