Future Business Intelligence for Industry Mining

Dengan perkembangan teknologi saat ini telah membuka peluang yang sangat besar dalam
membangun pengetahuan dibidang bisnis. Salah satu potensi besar yang diterapkan dalam
bisnis adalah Business Intelligence. Dalam pengambilan suatu keputusan, business intelligence memiliki peranan besar dalam mengembangkan suatu potensi membantu industri untuk selalu berkembang di era serba teknologi seperti saat ini. Guna meningkatkan pemahaman mahasiswa seputar business intelligence, Prodi Sains Data bersama himpunan mahasiswa sains data (HMSD) mengadakan Studium Generale seputar Future business intelligence for industry mining, Sabtu, 13 Mei 2023 dengan menghadirkan narasumber Senior Data Analyst PT Mitra Talenta Group, Kurnia Andre Febrian, S.Si. Kegiatan Studium Generale merupakan agenda acara rutin yang dilakukan oleh program studi Sains Data.

Dihadiri oleh Sekretaris Jurusan Sains ITERA, Dr. Sri Efrinita Irwan, S.Si., M.Si. dalam
sambutannya menuturkan rasa terimakasih kepada narasumber, Harapan diadakan studium
generale dengan topik Business Intelligence ini dapat memberikan manfaat kepada mahasiswa
yang membutuhkan serta dapat mengambil ilmu sebanyak banyaknya.
Koordinator Program Studi Sains Data ITERA, Tirta Setiawan,S.Pd.,M.Si dalam sambutannya
menyampaikan terima kasih kepada narasumber Kurnia Andre Febrian, S.Si. Yang telah
bersedia dalam dengan harapan studium generale yang disampaikan memberikan gambaran
awal mengenai industri didunia kerja, dengan mengambil ilmu yang berkaitan dengan analytic
industry mining. Sains Data ITERA sebagai prodi pertama Sains Data yang ada di sumatera
tentu membutuhkan banyak referensi baru membuka gambaran dalam bidang industri dan
berterima kasih kepada narasumber yang telah bersedia menyampaikan ilmu dalam acara
tersebut.

Dalam penuturannya, Kurnia Andre Febrian, S.Si. yang merupakan seorang lulusan ITERA
menyampaikan keputusan bisnis dalam mengambangkannya tentu memiliki peran dalam
menganalogikan data dalam keperluan bidang bisnis. Business Intelligence bisa dikatakan
sebagai terapan ilmu lebih lanjut sebagai pengambangan bisnis. menjadi seorang Business
Intelligence kita dapat menggunakan beberapa tools ataupun software yang sudah tersedia
Dengan memahami BI memberikan pengalaman baru sebagai seorang teknisi membangun
proses analytical, oleh karena itu Business Intelligence hadir dalam memberikan visualisasi
dalam memaparkan perkembangan bisnis, sehingga cenderung lebih interaktif sebagai bentuk
ilmu Bisnis Intelligence.

Ditekankan kembali, di era serba teknologi AI (Artificial intelligence) sudah banyak berkembang saat ini bahkan dalam berbagai aspek. Hal ini bisa menjadi kesempatan yang besar dalam sebuah pegembangan teknoogi yang mempermudah, untuk itu manusia sangat diperlukan untuk mengimbangi perkembangan kecerdasan buatan. Terlebih dalam bidang Business Intelligence, di masa depan tentu AI dan BI dapat berkolaborasi dalam penerapan analytic data industri. Sebagai bentuk bekerja sama kedepannya karena AI sudah menguasai berbagai bidang dan pastinya tentu dibutuhkan dalam melakukan Business Intelligence.
Dalam Studium Generale yang dimoderatori oleh Ardika Satria, S.Si.,M.Si. Juga dibahas
Business Intelligence tidak hanya untuk industri, tetapi bisa diterapkan dalam bidang lain. Perlu diingat bahwa manusia tidak bisa menjamin bisa digantikan oleh AI untuk itu dalam Business Intelligence perkembangan teknologi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu. Manusia senantiasa perlu mengimbangkan adanya perkembangan teknologi dan perkembangan pengetahuan diri mereka.

Peringati Dies Natalis ke-3, Prodi Sains Data ITERA Gelar Donor Darah Bersama

Dalam rangka menyemarakan dies natalis ke-3 Program Studi Sains Data, Jurusan Sains, Institut Teknologi Sumatera, Himpunan Mahasiswa Sains Data (HMSD) Adyatama ITERA mengadakan kegiatan sosial donor darah bersama di Poliklinik Kampus ITERA, Rabu, 3 Mei 2023. Kegiatan bertajuk Donor Darah Bersama Peduli (Doremi) tersebut menggandeng PMI Provinsi Lampung dan melibatkan seluruh sivitas akademika ITERA, khususnya Prodi Sains Data dan Jurusan Sains.

Wahyudianto, mahasiswa Sains Data yang menjadi panitia kegiatan menjelaskan kegiatan tersebut selain menjadi rangkaian peringatan Dies Natalis ke-3 Prodi Sains Data juga menjadi program kerja Divisi Pengabdian Masyarakat HMSD Adyatama. Donor darah dilakukan sebagai upaya untuk membantu pemerintah memenuhi kebutuhan darah di Lampung. Lebih lanjut, Wahyudianto menjelaskan dalam kegiatan yang semula hanya melibatkan 50 orang, akan tetapi karena kebutuhan darah yang banyak dari PMI dan antusias para sivitas akademika kuota donor dinaikkan menjadi 100 orang dan terus bertambah.

Donor darah dilakukan sebagai upaya untuk membantu pemerintah memenuhi kebutuhan darah di Lampung.

Guna meningkatkan antusias sivitas akademika untuk berdonor, kegiatan yang dilakukan HMSD Adyatama ini juga memberikan hadiah menarik untuk 20 pendonor pertama dan dari pihak PMI menyediakan bingkisan bagi seluruh pendonor.

“Pendonor juga berkesempatan mendapatkan undian sepeda motor bagi yang beruntung,” ujar Wahyudianto.

Diakhir wawancaranya, Wahyudianto berharap kegiatan donor darah ini dapat membantu ketersedian stok darah karena kebutuhan akan pendonor masih kekurangan serta bermanfaat bagi banyak orang. Selain itu, kegiatan ini sangat positif untuk diselenggarakan setiap tahunnya, tegas Wahyudianto.

Sains Data ITERA Kuliah Umum bersama Dosen IPB University

Prodi Sains Data ITERA mengadakan kuliah umum dalam mata kuliah Rancangan Percobaan dan Statistika Sains Data dengan menghadirkan dua dosen ahli dari Institut Pertanian Bogor (IPB) University selama dua hari berturut-turut. Kuliah umum ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan baru kepada mahasiswa mengenai Diagnosis Model dan Metode Resampling.

Hari pertama

Hari pertama kuliah umum diadakan pada Senin, 13 Maret 2023 di Aula Gedung C ITERA dengan menghadirkan Dr. Anang Kurnia, S.Si, M.Si sebagai pembicara. Dalam kuliahnya, Dr. Anang Kurnia membahas mengenai Diagnosis Model dalam Sains Data. Beliau menjelaskan bahwa Diagnosis Model merupakan proses untuk mengevaluasi seberapa baik model yang digunakan dalam analisis data. Dr. Anang juga membahas mengenai Model Hipotesis, Asumsi dalam Pendugaan dan Uji Hipotesis, Pemeriksaan Asumsi dan Kelayakan Model, Kehomogenan Ragam, Uji Bartlett’s, Kenormalan serta Sebaran Penarikan.

Beliau sempat memberikan pengingat kepada mahasiswa di tengah-tengah perkuliahan. “Diagnosis tentang asumsi analisis ragam perlu dilakukan. Namun, jangan terlalu kaku. Jangan seluruh data dilakukan berbagai uji. Kalau dalam peragaan grafik secara visual sudah dapat didapat informasi yang diinginkan, tidak perlu dilakukan pengujian yang lebih formal,” ujarnya.

Hari kedua

Hari kedua kuliah umum diadakan pada Selasa, 14 Maret 2023 di Gedung Kuliah Umum ITERA dengan menghadirkan Bapak Gerry Alfa Dito, M.Si sebagai pembicara. Dalam kuliahnya, beliau membahas mengenai metode resampling dalam Sains Data. Beliau menjelaskan bahwa metode resampling merupakan teknik untuk membuat beberapa sampel dari data yang tersedia dengan tujuan untuk mengurangi kesalahan dalam estimasi parameter, serta meningkatkan akurasi dari model yang digunakan.

Beliau juga memperkenalkan beberapa teknik resampling, seperti Cross-Validation (CV), K-folds Cross Validation (K-CV), Leave-one-out Cross-Validation (LOOCV), dan Bootstrapping. Mahasiswa dapat memahami konsep dasar dari masing-masing teknik dan dapat memilih teknik resampling yang tepat untuk setiap masalah yang dihadapi.

Kuliah umum ini dihadiri oleh seluruh mahasiswa program studi Sains Data ITERA Angkatan 2021.

Diharapkan dengan adanya kuliah umum ini, mahasiswa dapat memperluas pengetahuan dan wawasan dalam bidang Sains Data dan dapat menerapkannya dalam penelitian dan pekerjaan di masa depan.

Program Studi Sains Data ITERA Berkolaborasi dengan Dosen Program Studi Statistika IPB dalam Perkuliahan di Program Studi Sains Data ITERA

DATA SCIENCE NEWS. Dosen Program Studi Statistika IPB University Septian Rahardiantoro, M.Si., dan Gerry Alfa Dito, M.Si., berkontribusi dalam mendukung sumber daya manusia dosen di program studi Sains Data ITERA. Dengan sukses mengajar mata kuliah Rancangan Percobaan dan Statistika Sains Data Semester Genap Tahun Akademik 2022/2023. Perkuliahan diadakan secara daring, melalui media pembelajaran Zoom Meeting pada Senin, 06 Februari 2023.

Pada minggu kedua, untuk mata kuliah Rancangan Percobaan yang diajar oleh Bapak Septian Rahardiantoro, M.Si., dengan materi “Pengenalan Rancangan Percobaan dan Rancangan Percobaan Faktor Tunggal dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL)”, dimulai pada pukul 07.30 dan berakhir pada pukul 10.00. Sedangkan, untuk mata kuliah Statistika Sains Data yang diajar oleh Bapak Gerry Alfa Dito, M.Si., dengan materi “Data Wragling & Data Exploration”, dimulai pada pukul 13.00 dan berakhir pada pukul 14.40.

Seusai perkuliahan, mahasiswa Sains Data dan dosen Sains Data ITERA Mika Alvionita S, S.Si., M.Si., yang menghubungi dosen program studi Statistika IPB University Gerry Alfa Dito, M.Si., mengucap rasa terima kasih kepada dosen program studi Statistika IPB University yang sudah bersedia mengajar mahasiswa program studi Sains Data ITERA.

Sementara itu, dosen program studi Sains Data ITERA Mika Alvionita S, S.Si., M.Si., juga pernah menyampaikan, bahwa selama perkuliahan semester genap mulai dari minggu kedua sampai minggu ketujuh, sebelum Ujian Tengah Semester Genap, untuk mata kuliah Rancangan Percobaan dan Statistika Sains Data, mahasiswa akan diajar oleh dosen IPB University. Di mana, pada minggu kedua sampai minggu kelima atau keenam akan diadakan secara daring, sedangkan pada minggu keenam atau minggu ketujuh akan diadakan secara luring di kampus ITERA.

“Nanti seminggu atau dua minggu sebelum UTS, dosen IPB akan datang ke ITERA. Mahasiswa Sains Data wajib menjaga nama baik ITERA prodi dan diri sendiri. Serta harapannya, mahasiswa lebih aktif dalam pembelajaran baik secara daring maupun luring,” ujar dosen program studi Sains Data ITERA pada pertemuan pertama perkuliahan Rancangan Percobaan kelas RC, Jumat, 03 Februari 2023.

Building Startup and Learning Digital Bussiness Management

Dalam era digital saat ini, banyak data yang bertebaran di luar sana yang di hasilkan dari berbagai aktivitas manusia setiap saat, dimana seperti yang kita ketahui saat ini data  adalah New Oil bagi mereka yang dapat mengolahnya dengan baik. Oleh sebab itu Data  Science sangat dibutuhkan dalam era saat ini dan kedepannya. Data Science merupakan  ilmu displin yang mempelajari data sehingga memberikan impact yang sangat berharga.

Guna meningkatkan pemahaman para mahasiswa terkait hal itu, Program Studi Sains  Data Institut Teknologi Sumatera (ITERA) bersama Himpunan Mahasiswa Sains Data  (HMSD) mengadakan webinar seputar “Building Startup and Learning Digital Bussiness  Management”, Sabtu, 12 November 2022. Kegiatan tersebut menghadirkan dua 

narasumber yaitu; Ardya Dipta Nandaviri, Data Scientist at Gojek dan Tantut Wahyu  Setyoko, Data and Machine Learning Enthusiast at PT MNC 

Koordinator Program Studi Sains Data ITERA, Tirta Setiawan, M.Si dalam  pembukaannya menyampaikan rasa terima kasih kepada narasumber yang telah  membagikan ilmu kepada mahasiswa dan dosen Program Studi Sains Data. Pada  kesempatan ini juga, disampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting karena mengadung  ilmu data yang langsung berasal dari praktisi data yang telah bekerja dalam dunia industri  data, sehingga harapannya mahasiswa dapat berperan aktif dan kedepannya prodi Sains  Data Institut Teknologi Sains Data dapat Studi banding dan kerja sama dengan pihak  Gojek. 

Ardy Dipta Nandaviri menyampaikan bahwa Artificial Inteligence merupakan ilmu yang  sangat populer saat ini, akan tetapi beliau menekankan bahwa bagaimana kita mampu  menyelesaikan permasalahan yang ada dan memberikan impact kepada company/orang  banyak, bukan melainkan hanya mengikuti tren saja. Sebagai calon Data Science, bukan  hanya pengetahuan mengenai praktikal saja yang dibutuhkan, namun tidak kalah penting  juga pemahaman fundamental, konseptual, serta bagaimana kita mampu  mengkomunikasikan hasil yang telah kita olah sehingga pihak bisnis paham insight apa  yang telah kita dapat dan nanti dapat di implementasikan dalam bisnis kita. 

Pada pembicara dua Tantut Wahyu Setyoko, Data and Machine Learning Enthusiast at  PT MNC menyatakan bahwa Data yang telah kita olah harus mampu kita  ceritakan/visualisasikan sehingga algoritma yang sulit dipahami oleh orang awan dapat  dimengerti dengan mudah. dimana pada data yang kita punya harus mampu membuat  bisnis dapat berkembang dan menyelesaikan masalah yang mucul, salah satu contohnya  fitur yang cukup populer dalam bisnis digital sekarang adalah dengan menerapkan sistem  rekomendasi pada bisnis e-commerce. dalam dunia bisnis tim data juga harus mampu  saling berkolaborasi dengan tim lain seperti tim bisnis demi mendapatkan hasil yang  maksimal dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. 

Dalam webinar yang di moderatori oleh Asisten Akademik Sains Data ITERA, Ira Sapitri  M.Si. turut membahas mengenai penerapan Data Science dalam bisnis, hal ini terlihat  dengan dari beberapa kali Ibu Ira Sapitri melontar beberapa pertanyaan kepada si  pemateri baik pemateri satu maupun yang kedua. Pada era digitalisasi saat ini, banyak  sekali peluang yang bisa dimanfaatkan untuk belajar Data Science, baik dari bootcamp,  kampus, youtube dan berbagai situs yang bertebaran di internet, ucap pembicara kedua  Tantut Wahyu Setyoko.

Pada kegiatan SG ke-5 Sains Data ini diikuti lebih dari 200 peserta, dimana selain dari  program studi sains data Institut Teknologi Sumatera, acara ini juga di ikuti oleh peserta  yang berasal dari Universitas Lampung dan Universitas Tadulako.

Introduction to Machine Learning for Business Purpose in The Future

Program Studi Sains Data, Jurusan Sains (JS), Institut Teknologi Sumatera (ITERA) sukses menggelar kegiatan rutin Studium General Keempat di Semester Genap Tahun Akademik 2021/2022, dengan mengusung tema “Introduction to Machine Learning for Business Purpose in The Future”

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Minggu, 24 April 2022 tersebut dihadiri 189 peserta dari lintas instansi dan mahasiswa serta menghadirkan narasumber/pembicara Risman Adnan, Ph.D yang merupakan Direktur di Samsung R&D Institute Indonesia (SRIN). Beliau mempunyai pengalaman dalam pengembangan software, penelitian, marketing dan sales. Beliau juga memiliki pengalaman lebih dari 21 tahun di perusahaan teknologi global serta startup. Selain itu, Beliau juga aktif mengajar Machine Learning dan AI di Universitas Indonesia, Universitas Telkom dan Universitas Hasanudin. 

Kepala Pusat Riset dan Innovasi Bigdata, Acep Purqon, P.hD., dalam pembukaannya menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bertujuan untuk menggali dan menambah wawasan mengenai Machine Learning. Beliau juga menyampaikan jika mahasiswa ITERA harus mampu bersaing dalam dunia industri. Acep, Menyampaikan jika kedepannya kegiatan ini akan berlanjut ke Kerjasama antara Institut Widya dan prodi sains data, karena hal ini sangat mendukung kurikulum MBKM. Kegiatan secara simbolis dibuka oleh beliau dan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi yang dimoderatori oleh Christyan Tamaro Nadeak, M.Si yang juga merupakan Dosen Sains Data.

Bapak Risman Adnan, menyampaikan bahwa data dapat didapatkan darimana saja yang berupa, text, gambar, video, dll. Machine Learning sendiri ada dikarenakan ada suatu pola dari data, tidak punya solusi analitiknya dan punya data yang cukup. Dimana dari ketiga hal tersebut, tidak bisa dilakukan oleh manusia sehingga membutuhkan bantuan komputasi. Beliau juga menyampaikan bahwa untuk dapat mengerti mengenai bagaimana bisa mengatahui tentang Machine Learning harus memahami terlebih dahulu tentang pemodelan matematika.

Saat ini untuk lulusan Sains Data, background mahasiswa harus kuat dalam matematika, probability, dan statistik. Beliau juga menambahkan bahwa beberapa engineering, melihat bahwa Machine Learning dan AI merupakan programming padahal ini bukan programming melainkan pemodalan matematika. Dimana ilmu ini merupakan ilmu yang akan terus berkembang. Beliau menyampaikan saat ini untuk data engineering sangat dibutuhkan, dimana data engineering harus mengetahui tentang algoritma yang akan selalu berurusan dengan software. 

Para peserta yang mayoritas adalah mahasiswa turut aktif mengikuti acara ini dengan menyampaikan berbagai pertanyaan pada sesi tanya jawab. Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat memahami kajian data sains dan perananya dalam dunia bisnis.